Penulis: Naufal Azfa Rais Pandia

Sebagai mahkluk sosial kita pasti sudah paham dengan adanya norma dan peraturan yang ada di lingkungan kita sehari-hari. Norma sendiri adalah peraturan yang sudah ada dan berkembang di kehidupan bermasyarakat. Ia dapat berupa adat istiadat maupun hukum yang berlaku di suatu daerah. Sedangkan peraturan ialah hukum yang dibentuk dan ditentukan melalui hasil rundingan bersama untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

Sejak kecil kita sudah hidup di lingkungan yang beragam yang penuh dengan akar tradisi adat istiadat. Tentunya kita pasti mengetahui bahwa setiap individu atau kelompok terdiri dari perbedaan dan kesamaan yang beragam baik dari segi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips cara berperilaku dan bertindak di tempat umum demi menjaga kerukunan dan ketentraman antar umat beragama :

Hal pertama tentunya dapat dimulai dengan hal yang kita lakukan sehari-hari yakni dengan menghargai dan menghormati yang dapat berupa segi, umat beragama lain yang sedang beribadah, atau jika dalam lingkup lingkungan kita dapat menghormati teman-teman lain yang sedang belajar pelajaran agama. (Seperti tidak menggangu pembelajaran mereka saat sedang berkhotbah atau berdoa). Jika hal tersebut terdesak kita dapat menunggu mereka selesai (berdoa/ berkhotbah) atau izin dengan guru bidang studi.

Kedua adalah tidak menggunakan agama sebagai ejekan atau pembeda dalam pertemanan. Hal tersebut sering kali terjadi di lingkup masyarakat maupun sekolah. Oleh karena itu, sebagai makhluk sosial kita tentunya tidak boleh membeda-bedakan suatu golongan karena di negara kita ini Indonesia telah menetapkan asas atau dasar negara kita yakni Pancasila (dasar negara yang dibentuk untuk mempersatukan bangsa). Jika kita dibujuk untuk melakukan tindakan tersebut kita dapat menolaknya dengan baik dan memberikan pemahaman nya bahwa walaupun kita berbeda kita tetap satu (seperti semboyan negara kita).

Ketiga ialah tidak mudah terpecah-belah oleh pengaruh dari berbagai golongan baik dari penyebaran berita hoaks dan hasutan-hasutan lain nya yang bertujuan memicu konflik dan berujung pertumpahan darah (korban jiwa). Kita sebagai makhluk sosial tentu nya dapat dengan mudah memahami dan membedakan penyebaran berita, dan dapat sigap menghentikan penyebarannya di era teknologi yang modern. Oleh karena itu, selalu melakukan pengecekkan ulang setiap informasi yang kita dapatkan untuk menghindari kesalahpahaman, dan konflik.

Keempat, tentunya tidak menggunakan simbol atau atribut bersifat religi di tempat yang tidak seharusnya. Karena hal tersebut dapat dikhawatir akan memicu sentimen pandangan negatif beberapa golongan terhadap agama atau tradisi tersebut. Hal tersebut ditakutkan akan menimbulkan konflik dan ketegangan antar masyarakat/ golongan tertentu. Jika teman-teman menemukan hal seperti itu, hal yang pertama harus dilakukan ialah gunakan kata-kata yang sopan, dan selalu diawali dengan kata maaf untuk menghindari kesalahpahaman, dan ditutup dengan kata terima kasih. Karena dua kata tersebut akan berguna di manapun tempat kita berada.

Terakhir, yang kelima adalah jangan main hakim sendiri, kontrol emosi dan jangan sampai terbawa suasana. Hal tersebut tentunya akan memicu permasalahan yang main besar dan justru bisa membahayakan individu atau golongan tersebut. Karena jika sampai pelaku atau korban mengalami hal yang tidak diinginkan, maka hal tersebut dapat dibawa ke ranah hukum dan justru merugikan hidup individu atau golongan tersebut dalam segi perkerjaan dan berbagai bidang lainnya. Oleh karena itu, kita harus menjaga lisan dan perkataan kita agar tidak menyakiti perasaan individu atau golongan tersebut.

Berikut itu adalah beberapa tips dan trik untuk berperilaku di tempat umum, diharapkan teman-teman sekalian dapat mempraktikannya dan mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari. Karena seperti yang kita ketahui bahwa toleransi merupakan pola hidup masyarakat di mana setiap individu atau golongan saling menghargai perbedaan dan keragaman yang terjadi di lingkup lingkungan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *